Teknik Penghematan Energi Gedung

Pengukuran memberikan arti penting bagi seorang teknisi gedung untuk menggambarkan berbagai perubahan dalam bentuk kuantitatif atau angka. Lord Kelvin menyatakan : “Bila anda dapat mengukur apa yang anda bicarakan serta menyatakannya dalam bentuk angka, maka anda mengerti apa yang anda bicarakan. Tetapi bila anda tidak dapat mengukurnya dan tidak dapat menyatakannya dalam bentuk angka, maka pengetahuan anda memuaskan atau mengecewakan”. Yang sering menjadikan masalah, tingkat kesalahan yang terjadi dalam pengukuran sangat diperlukan untuk mengerti karakteristik operasional alat ukur dan cara pengujian guna kinerja yang telah ditentukan.

Fungsi alat ukur yang banyak digunakan di industri maupun di Lab. pengujian antara lain alat ukur suhu, alat ukur tekanan, alat ukur gaya dan lain-lain, harus mampu secara akurat mendeteksi setiap perubahan. Untuk memperoleh unjuk kerja optimum, sejumlah karakteristik dasar harus diperhatikan. Karakteristik alat ukur tersebut harus dapat di ekspresikan dalam bentuk kwantitatif. Akurasi pengukuran adalah salah satu atribut utama dari karakteristik statis yang banyak digunakan sebagai petunjuk penting untuk pemilihan alat ukur. Dalam pengukuran, akurasi setiap alat ukur sangat dipengaruhi oleh sensitifitas rentang kerja.

Di dalam suatu sistem pengelolaan peralatan di Gedung teruntuk di bidang ME ( Mekanikal Elektrikal ), ada suatu pemahaman hubungan yang saling terkait antara bagian yang satu dengan lainnya, terutama terkait dengan program pemerintah yang sedang digalakkan, penghematan di segala lini terutama dalam penggunaan Energi tak tergantikan yakni Listrik. Dengan Pengukuran yang teratur dan di administrasikan secara baku kita dapat mengevaluasi secara signifikan pemakaian dari peralatan terpasang serta dapat mendefinisikan untuk rentang yang jelas dalam penggunaannya.

Jika pada awalnya tidak hanya penempatan peralatan berdasarkan fungsi dan peruntukan yang tidak berubah ( Tetap ) sesuai perancangan, pelaksanaan dari perawatan suatu peralatan ME akan tidak memakan waktu dan biaya yang berubah ( besar ), akibat kian berkembangnya proses dinamika operasional suatu organisasi, berdampak pula dalam keselarasan guna menunjang “ Kenyamanan “ hingga efektifitas yang teridentifikasi secara keseluruhan.

Perawatan yang berbasis pada pemuasan terhadap konsumen adalah sebuah sistem yang harus dilaksanakan agar tercapai pendekatan pola teknik penghematan untuk peningkatan kualitas, produktivitas, dan efisiensi sistem integral yang terdiri dari manusia, peralatan utama, peralatan penunjang, material, energi, dan informasi melalui proses perancangan, perencanaan, pengoperasian, pengendalian, pemeliharaan, dan perbaikan dengan menjaga keselarasan aspek manusia dan lingkungan kerja secara berkelanjutan, hal ini menunjukkan manajemen perawatan yang terlaksana dengan baik akan bersinergi dengan pelaksanaan pemanfaatan dari Manajemen Energi dalam suatu gedung.

Dibutuhkan konsistensi serta afiliasi secara menyeluruh dengan struktur system terarah. Berdasarkan pengamatan seorang pakar Gedung, Potensi penghematan energi pada sektor industri di Indonesia, khususnya perhotelan dan bangunan komersial, masih sekitar 10 hingga 20 persen. Sudah ada beberapa industri dan bangunan komersial yang telah melakukan upaya efisiensi energi, terutama berkaitan dengan penggantian peralatan, pengoperasian peralatan secara tepat, serta penerapan prinsip-prinsip konservasi energi.

Faktor mendasar yang menentukan keberhasilan penghematan energi adalah juga dengan pengukuran serta pembacaan yang akurat dari suatu alat ukur terpasang, hal ini akan mempermudah kita guna mendeteksi, merubah, memperbaiki, mengganti peralatan untuk mencapai nilai kepatutan ( standar ) yang pasti untuk suatu nilai pemakaian. Sehingga, Tujuan diperoleh data tersebut dapat dijadikan gambaran secara menyeluruh mengenai pola penggunaan energi di gedung, dan mengidentifikasi peluang penghematan yang mungkin dilakukan, terutama pada peralatan yang membutuhkan energi listrik besar seperti system Tata Udara, Penerangan dan Penggunaan motor induksi lainnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s