Kualitas Perawatan ( Quality Maintenance )

Variabel kualitas dari pekerjaan yang terjadi di tiap perusahaan (organisasi) sangat dipengaruhi oleh mutu ( kualitas ) dari sistem pengukuran / inspeksi. Pada gedung jika sistem pengukuran / inspeksi yang dilakukan tidak baik ( terjadi measurement system variation / error ) akan mengakibatkan data tidak valid dan tidak reliable; implikasinya adalah kesalahan dalam memutuskan pendelegasian suatu penyelesaian di dalam pekerjaan, baik operasional peralatan, pemeriksaan suatu unit atau perbaikan dari suatu sistem unit terpasang. Sehingga akan menghasilkan ketidakpuasan dari penghuni ( satker ) dan timbul komplain tak terduga.

Sebagaimana juga dialami Negara maju yang telah banyak memiliki / membangun gedung tinggi, persoalan yang muncul adalah bagaimana merawat ( maintenance ) gedung / bangunan tersebut. Bukan hanya bentuk dan jenis dari tindakan suatu pekerjaan perawatan yang dilaksanakan terencana. Pada satu sisi data atau pola kajian ilmiah tentang perawatan gedung di Indonesia masih sangat langka. Padahal data tersebut sangat penting artinya bagi pengembangan berbagai disiplin ilmu yang pada akhirnya akan bermuara pada penggunaan alat ukur penetapan kualitas pekerjaan.

Integrasi dari semua ini adalah pengertian berkelanjutan pada pelaku industri gedung bahwasannya penekanan factor quality maintenance ( Kualitas Perawatan ) sudah sangat diperlukan. Dalam suatu gedung tinggi yang modern diharapkan dapat mendukung kebutuhan aktifitas manusia yang berada di dalam gedung. Untuk itu di dalam gedung perlu disediakan segala sesuatu yang dibutuhkan bagi metabolisme manusia, seperti udara dan air bersih, pengolah limbah, privasi, kenyamanan dan keamanan. Perencanaan lokasi ( tempat ) keberadaan tiap peralatan terpasang berdampak pada seluruh aktifitas pekerjaan teknis perawatan pada akhirnya.

Berkumpulnya semua peralatan untuk menunjang kegiatan di atas, perlu dipertimbangkan berbagai aspek yang termasuk dalam lingkup pengoperasian, perawatan dan perbaikannya. Sehubungan dengan hal tersebut, maka di suatu gedung dibutuhkan kepastian dalam koordinasi antar instansi berdasarkan kompetensi dan kepentingannya. Lingkup dari semua ini adalah wadah yang terarah dan jelas ( spesifikasi) dalam pelaksanaan pekerjaan, baik internal atau eksternal. Begitu pula dengan kekurangan data tentang perawatan gedung berkualitas ( Quality Maintenance Building ).

Pada dasarnya perawatan peralatan ME gedung yang menyeluruh ( Total building Maintenance ) meliputi aspek-aspek dari komponen elektrik, mekanikal, sipil, pembersihan ( Cleaning ) dan keamanan ( Security). Kegiatan perawatan terhadap komponen – komponen dapat berupa pencegahan ( Protection), Perbaikan ( repairing ) dan Pembaharuan ( renovation ).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s