Peruntukan Peralatan ME Gedung

Bangunan tinggi, yang banyak disebut orang sebagai bangunan bertingkat semakin banyak dibangun, hal ini disebabkan semakin bertambahnya permintaan dan meningkatnya kebutuhan akan ruang, baik untuk melakukan aktifitas, berupa tempat kerja, hiburan atau hunian. Seiring dengan kemajuan teknologi, terutama teknologi bahan, metode konstruksi dan informasi, serta tingginya harga lahan di pusat kota membuat investor di bidang ini (property) harus memaksimalkan semua sumber daya yang dimiliki.

Saat ini bangunan bertingkat bukan hanya milik kota besar, di Indonesia pertumbuhan bangunan bertingkat semakin tersebar di tiap daerah, bukan saja ibukota propinsi, di daerah tingkat II pun sudah melaksanakan pembangunan gedung bertingkat. Semua ini dilaksanakan untuk mengoptimalisasikan nilai ekonomis dari suatu gedung bertingkat ( Sektor Riil). Menindaklanjuti pembangunan hal di atas, didalam pemakaian peralatan perlu pemaparan secara sistematis untuk menjelaskan fungsi kerja peralatan bangunan bertingkat guna mencapai tujuan utama peruntukan peralatan dimaksud yang dapat dianalogikan sebagai berikut :

A. Peralatan utama
Peralatan yang difungsikan untuk mengoperasionalkan “sumber” tak tergantikan dan atau tujuan pengadaannya sangat signifikan demi menunjang aktifitas utama penghuni gedung bertingkat. Dengan idiom “Air mengalir, lampu menyala, telepon berdering dan ruangan sejuk” dapat mengartikulasikan kegunaan dari peralatan utama. Artinya, untuk contoh pengertian “Air mengalir” terdapat peralatan-peralatan yang menyediakan kebutuhan dari proses sistem tersebut. Mulai dari bak penampung ( Ground dan Roof ) tank, pompa transfer, pompa booster dan peralatan control di dalam panel distribusi listrik yang sesuai kebutuhan. Dari satu sisi ini, sudah diketahui secara tepat dan cepat dari proses pengadaan “Air” untuk kebutuhan penghuni gedung bertingkat. Dengan kata lain, pemecahan masalah akan lebih mudah jika para pelaksana lapangan (Teknisi) mengetahui terlebih dahulu proses dari suatu system, Lokasi dan peralatan yang terpasang. Teknis operasional, waktu operasional dan pengguna akhir (Konsumen), semua ini merupakan dasar utama dalam pekerjaan operasional, perawatan dan penyelesaian suatu masalah, dalam satu bidang di manajemen operasional pengelolaan peralatan ME gedung bertingkat, begitu seterusnya untuk sistem peralatan yang lain.

B. Peralatan pendukung
Peralatan yang memiliki fungsi untuk dioperasikan dalam membantu aktifitas penghuni gedung bertingkat, dilihat dari komposisi peruntukannya memiliki pengganti, sebagai contoh Lift penggantinya tangga, Exhaust fan penggantinya jendela dan lain sebagainya.
Artinya peralatan pendukung diadakan untuk meningkatkan kegiatan penghuni gedung bertingkat, yang memiliki kepentingan tidak terlalu primer (signifikan), tetapi cukup untuk mengurangi nilai efektifitas dan produktifitas penghuni gedung bertingkat di dalam kegiatan sehari-hari.

Dari Pendekatan yang diterapkan, dapat diambil garis lurus bahwa jika seorang teknisi dalam melaksanakan pemecahan ( Penyelesaian ) masalah akan lebih mudah, bila mengetahui lebih dahulu alur proses dari suatu sistem peralatan serta fungsi peralatan yang tersedia, lokasi, teknis operasional, waktu operasional dan peruntukan peralatan, sehingga dalam suatu tindakan pemecahan masalah tiap teknisi telah memiliki pola pikir yang tergambar ( Content Visual ) di dalam menunjang pekerjaannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s