Manajemen Perawatan Gedung

Akumulasi dari suatu pekerjaan adalah hasil keseluruhan suatu proses kegiatan / aktivitas yang dilaksanakan berdasarkan waktu tertentu dengan hasil yang sudah ditentukan atau disepakati bersama. Hasil ini, jika direncanakan hingga dikendalikan tuntas, akan diperoleh suatu proses yang signifikan. Manajemen memiliki tingkatan dalam tiap prosesnya.

Dalam gedung ( bangunan ) tinggi yang modern diharapkan dapat mendukung kebutuhan kegiatan ( aktivitas ) manusia yang berada di dalamnya. Untuk itu di suatu gedung perlu disediakan segala sesuatu yang dibutuhkan bagi metabolisme kebutuhan manusia, seperti udara dan air bersih, pengolah limbah, pengendalian suhu, kelembaban udara, privasi, keamanan dan kenyamanan lainnya, baik yang berkaitan dengan aspek visual maupun pendengaran. Oleh karena itu, diperlukan pasokan energi ( listrik ) untuk mengoperasikan perlengkapan atau peralatan bangunan mulai dari transportasi, distribusi, komunikasi ( telepon, radio, jaringan dan televisi ) serta kebutuhan suara dan pencahayaan.

Dengan ilmu pengetahuan yang terus berkembang, orientasi penggunaan suatu peralatan yang tepat diperlukan untuk memenuhi semua kebutuhan ( keanekaragaman ) diatas, juga diperlukan suatu pengaturan untuk mensinergikan semuanya. Keterikatan utama operasional ( pemanfaatan ) dari tiap implementasinya adalah penggunaan waktu yang efisien dan efektif.

Pencapaian masa pakai ( lifetime) berbanding lurus terhadap kualitas, diikuti kemampuan dari suatu peralatan dengan waktu tempuh yang digunakan. Jika pencapaian disharmonis, maka akan timbul suatu kesulitan yang mengakibatkan dampak terhadap peralatan lainnya. Manajemen Perawatan untuk peralatan semua tersebut mutlak adanya.
Dengan kendali waktu berencana, hasilnya akan menambah nilai dari peralatan itu sendiri. Jumlah yang banyak serta perbedaan fungsi dan manfaatnya dari spesifikasi tiap peralatan, menyebabkan signal penting untuk memprioritaskan dan mengklasifikasikan terlebih dahulu unit peralatan yang paling ditetapkan untuk perawatannya.

Prinsip Manajemen ( Perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, pelaksanaan dan pengawasan dari tiap pekerjaan harus terukur dan terarah ) harus konsisten terwakili. Perencanaan dalam penyelesaian ( melayani ) masalah harus memiliki koordinasi dan organisasi dari semua kebutuhan yang dikehendaki, tanpa terkecuali semua harus dilaksanakan penuh dengan penghayatan dan kemampuan yang harus terus ditingkatkan tanpa meninggalkan pengawasan dari proses tersebut.

Iklan

Komentar ditutup.